Perilaku Konsumen

PERHATIKAN PERILAKU KONSUMEN
Oleh : Noor Shodiq Askandar
Direktur Lembaga Manajemen Unisma

Salah satu faktor yang mempengaruhi keberhasilan, akan tetapi  tidak dapat dikendalikan oleh perusahaan adalah perilaku konsumen. Hal ini karena konsumen merupakan fihak luar yang tidak terkait dalam kebijakan perusahaan, akan tetapi mempunyai pengaruh yang besar dalam menentukan keberhasilan atau ketidakberhasilan produk dan jasa yang ditawarkan perusahaan. Sebagai fihak luar, konsumen tentu mempunyai perilaku yang independent sesuai dengan pengharapan dan sensasi kepuasan yang ingin diraih dan dinikmatinya. Menghadapi semua ini, jika  ingin berhasil di pasar, perusahaan harus mampu mengenali perilaku konsumen dengan lebih baik. Kemudian secara cepat mengambil kebijakan untuk menyesuaikan, termasuk perubahan-perubahan yang terjadi. Terdapat beberapa factor yang mempengaruhi perilaku konsumen yang harus dicermati oleh seorang pengusaha, antar lain :

Pertama, faktor lingkungan yang melingkupi konsumen, baik lingkungan keluarga, pendidikan dan lingkungan sosial. Lingkungan adalah salah satu elemen yang mempunyai pengaruh besar bagi perilaku konsumen. Hal ini karena terkait dengan kebiasaan bangsa Indonesia yang dalam kehidupannya seringkali mengikuti tren kelompok. Ketika ramai tren pakaian yang ketat, maka semua orang akan berubah yang sama dengan mayoritas. Begitu juga, ketika semua orang ramai ramai menjadi facebookers.

Dalam konteks ini, beberapa faktor perlu mendapat perhatian utama pengusaha agar sukses dalam memotret perilaku konsumen dari aspek lingkungan seperti budaya masyarakat dan perubahannya, kelas sosial, pandangan pribadi, keluarga dan situasi serta kondisi yang terjadi saat kebijakan diambil.

Kedua, perlunya pengusaha memperhatikan sumberdaya konsumen, seperti waktu luang yang dimiliki, perhatian terhadap produk yang beredar serta kekuatan daya beli masyarakat sasaran pasar. Pengusaha juga harus pula memperhatikan motivasi yang muncul ketika konsumen menggunakan produk dan  pengetahuan akan produk yang dihasilkan pengusaha. Faktor lain yang juga patut dijadikan pertimbangan adalah sikap dan gaya hidup dari konsumen yang ingin dituju pengusaha dalam memproduksi barang dan jasa.

Ketiga, situasi psychologis yang melingkupi saat peluncuran produk dan jasa kepada costumer. Disinilah pentingnya pengusaha untuk mampu mengelola informasi yang komprehensif tentang perilaku konsumen beserta perubahan yang terjadi. Ini penting, jika costumer karena kondisi psychologisnya, seringkali berubah sikap dan perilakunya dalam mengkonsumsi suatu produk dan jasa yang ditawarkan.

Keempat, faktor lainnya yang juga harus mendapat perhatian pengusaha adalah pandangan agama atas produkdan jasa yang diluncurkan. Di Indonesia yang terkenal agamis, penting memperhatikan ini, karena kalau dalam pandangan agama terdapat kandungan yang dilarang dalam produk sudah pasti akan terjadi penolakan besar-besaran di masyarakat.

Kita tentu masih ingat, beberapa produk anjlok omzetnya karena isu dalam produk tersebut terdapat kandungan zat yang dilarang oleh agama. Beberapa perusahaan bahkan mengalami kebangkrutan dan akhirnya tutup dikemudian hari.

Konsumen bagaimanapun kondisinya adalah salah satu faktor yang sangat penting dalam menunjang keberhasilan pengusaha. Tanpa konsumen, pengusaha tidak akan berarti apa-apa. Kenapa? Karena produk tidak akan dapat terserap oleh pasar.

Jadi nasihat penting dan terakhir, jangan remehkan konsumen, apalagi mengabaikan kemauan dan perubahan perilakunya. Bagaimana dengan anda?

Comments are closed.